© All rights reserved. Powered by VLThemes.

Demi Buku, Demi Musik

Buku yang berjudul lengkap merekam riwayat intelektual saya bersentuhan dengan kultur jurnalistik dasar, menyelami dunia perbukuan dari hulu hingga hilir, menghikmati lara dan gempitanya panggung pertunjukan musik, serta beririsan dengan dunia visual dari jarak yang dekat sekali.

Terbagi atas enam bagian utama, buku ini berisi 66 artikel yang bisa ditemukan sejak saya pertama kali aktif sebagai jurnalis di pers kampus.

Inilah ke-66 artikel yang terhimpun dalam buku ini:

BAGIAN SATU:
SUFISME DAN JALAN REVOLUSI PENCINTA TUHAN

1. Jilbab, Kewajiban, atau Mode — 2

2. Sufisme dan Pluralisme Agama — 9

3. Wanita Pencinta Tuhan — 18

4. Islam dalam Spektrum Zona Politik Indonesia — 23

5. Islam dan Nalar Kritik Ekonomi Dunia — 29

6. Menakar Spiritualitas Ilmu Pengetahuan — 37

7. Revolusi Batin Manusia Modern — 45

BAGIAN DUA:
SEKS, KEKUASAAN, DAN POLITIK KEKERASAN

1. Imajinasi “Si Gila” Freud — 54

2. “Kesadaran Baru” Masyarakat — 62

3. Komodifikasi dalam Relasi Seks dan Kekuasaan — 69

4. Konflik Agama, Politik, dan Etika Global — 77

5. Luka Sejarah Peristiwa Gestapu — 83

6. Politik Kekerasan Bernuansa Religiusitas — 90

7. Strategi Baru Gerakan Mahasiswa — 98

BAGIAN TIGA:
PRAMBANAN, ATAS NAMA JAZ KRIDOSONO, ATAS NAMA ROK

1. Musik dan Resolusi Tahun Politik — 108

2. De Tjolomadoe dan Ekonomi Kreatif — 114

3. Perubahan Sosial Lewat Musik — 121

4. Sepenggal Malam di Prambanan Jazz — 127

5. Pesta Buku dan Musik dalam Satu Kemasan —132

6. Jokowi, Tahun Politik, dan Musik Rok — 138

7. Kridosono dan Muruah Musik Rok — 144

8. Laissez Faire UU Permusikan — 148

9. Politik Musik Sukarno — 154

10. Lebaran Menyanyi — 160

11. Menjual Pesona Borobudur dan Prambanan — 165

12. Simbiosis Musik dan Bangunan Heritage — 171

BAGIAN EMPAT:
DARI MADJID HINGGA ROMO MANGUN

1. Abdul Madjid: Penyelewengan Pancasila Menyeluruh — 180

2. Djemari Mardapi: Angka Itu Kita Balik 30:70 — 190

3. Y.B. Mangunwijaya: Seperti pada Tahun 1897 — 197

4. Haksu Tjhie Tjay Ing: Mari Bersetuju dalam Perbedaan — 210

5. Simuh: Kebangkitan Spiritual di Timur Tidak Ada — 217

6. Th. Sumartana: Perlu Kejujuran dalam Dialog Agama — 225

7. Djemari Mardapi: Konsep Seorang Akademisi Religius — 234

BAGIAN LIMA: DARI DJOKO PEKIK, MADE WIANTA, AGUS SUWAGE, DIPO ANDY,
HINGGA AGAN HARAHAP

1. Agan Harahap — 247

2. Agung Kurniawan — 249

3. Agus Suwage — 251

4. Aris Probowo — 254

5. Bob Sick — 256

6. Budi Ubrux — 260

7. Danarto — 262

8. Dedy Sufriadi — 265

9. Dipo Andy — 267

10. Djoko Pekik — 269

11. Galam Zulkifli — 270

12. Ivan Sagita — 274

13. Jumaldi Alfi — 276

14. Made Wianta — 278

15. Mella Jaarsma — 280

16. Melodia — 282

17. Ong Hari Wahyu — 285

18. S. Teddy D. — 288

19. Sigit Santoso — 291

20. Soni Irawan — 293

21. Tisna Sanjaya — 294

22. Tita Rubi — 296

23. Ugo Untoro — 298

BAGIAN ENAM: SETELAH BERADA DI ATAS
GEMERLAP PANGGUNG MUSIK INDONESIA

1. Selalu Ada Peluang — 304

2. Konser Musik dan Buku — 314

3. Pelabuhan Cinta Anas — 316

4. Menikmati Jaz di Prambanan — 324

5. Kiprah Anas di Bisnis Konser Musik — 328

6. Si Pemburu Konser —331

7. Ada Idealisme dan Pesan di Tiap Konser Saya — 334

8. Bikin Konser atau Festival Musik Harus Punya Konsep yang Kuat — 345

9. Cinta Sejati Anas — 355

10. Promosi Budaya Melalui Konser — 363

Terima kasih kepada para pekerja buku yang berada di balik penyusunan ulang serpihan artikel saya menjadi sebuah buku yang siap dinikmati.

KOLOFON

Rp100.000,-

Penulis: Anas Syahrul Alimi
Editor: Muhidin M. Dahlan
Penyelaras Ejaan: Safar Banggai
Pemeriksa Aksara: Mohammad Ali Tsabit
Penata Letak: Prima Hidayah
Desain Sampul: Buldanul Khuri
Foto Isi: Mokstimofeevic
Tebal: xliii + 390 hlm.
Ukuran Buku: 13.5 cm x 20 cm
Kertas: Bookpaper (full color)
ISBN: 978-979-1436-58-8

Dapatkan buku ini DI SINI

Share this:
Top